Evaluasi Diri (ARJUNA)

Halaman ini disajikan untuk mempermudah dan mempercepat assesor ARJUNA pada proses penilaian akreditasi jurnal, dengan mempertimbangkan pandangan pengelola jurnal. Halaman ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk melakukan intervensi terhadap idenpendensi assesor, karena kami menyakini assesor memiliki dedikasi tinggi, bertanggungjawab dan dapat menilai secara professional. Halaman ini lebih dimaksudkan sebagai alat/sarana bantu.

Table of content

1. Penamaan Jurnal Ilmiah
2. Kelembagaan Penerbit
3. Penyuntingan dan Manajemen Jurnal
4. Substansi Artikel
5. Gaya Penulisan
6. Penampilan
7. Keberkalaan
8. Penyebarluasan
9. Disinsentif
10. Lain-lain









Penamaan Jurnal Ilmiah

Penamaan Jurnal Ilmiah
a Spesifik sehingga mencerminkan super spesialisasi atau spesialisasi disiplin ilmu tertentu
b Cukup spesifik tetapi meluas mencakup bidang ilmu
c Kurang spesifik dan bersifat umum
d Tidak spesifik dan/atau memakai nama lembaga/lokasi lokal

International Journal of Advances in Applied Sciences (IJAAS) atau Jurnal IJAAS telah menggunakan nama yang mengandung disiplin ilmu atau bidang akademik yang selaras dengan bidang ilmu terkait dengan ruang lingkup yang ditentukan di laman Focus and Scope dari jurnal ini.

Back to Table of Content

Kelembagaan Penerbit

Pranata penerbit
a Organisasi profesi ilmiah 
b Organisasi profesi ilmiah bekerja sama dengan perguruan tinggi dan/atau lembaga penelitian dan pengembangan/kementerian/non kementerian 
c Perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan 
d Penerbit selain a, b, dan c 

Jurnal IJAAS diterbitkan oleh Institute of Advanced Engineering and Science (IAES) yang bertujuan untuk mempromosikan penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang  Applied Sciences, Engineering and Information Technology, di depan khalayak internasional komunitas ilmiah, untuk mendorong kemajuan dan inovasi teknologi untuk kehidupan manusia dan juga menjadi platform terbaik untuk penyebaran ide dan pemikiran bagi semua ilmuwan, terlepas dari lokasi atau kebangsaan mereka.


Back to Table of Content

Penyuntingan dan Manajemen Jurnal

1 Pelibatan mitra bestari
a Melibatkan mitra bestari berkualifikasi internasional >50% dari berbagai institusi
b Melibatkan mitra bestari berkualifikasi nasional >50% dari berbagai institusi
c Melibatkan mitra bestari setempat
d Tidak melibatkan mitra bestari

Jurnal IJAAS memberlakukan sistem penelaahan dan penyaringan secara objektif oleh mitra bestari menggunakan single blind review yang melibatkan ahli dan penilai dari berbagai institusi yang sesuai dengan bidang ilmunya. Untuk meningkatkan kualitas dan objektivitas hasil penelahaan, proses penelahaan artikel yang terbit di IJAAS telah ditelaah minimal oleh dua orang mitra bestari. Berikut ini mitra bestari yang telah terlibat dalam proses penelaahan artikel yang terbit di IJAAS dapat dilihat di sini.

2 Mutu penyuntingan substansi
a Baik sekali. Mitra bestari secara ketat menelaah naskah, memberi catatan dan saran perbaikan substantif sehingga kespesialisan artikel jurnal terjaga 2
b Baik. Mitra bestari membantu menelaah naskah, memberi catatan, dan data perbaikan seperlunya 1
c Tidak baik. Mitra bestari tidak nyata dampak kinerjanya. 0

Keterlibatan aktif mitra bestari pada jurnal IJAAS dibuktikan dengan korespondensi hasil koreksi, mutu saran dan komentarnya, serta catatan manual atau catatan elektronik secara daring langsung pada naskah. Silahkan klik di sini untuk melihat hasil penelaahan dari mitra bestari yang telibat pada penerbitan artikel jurnal IJAAS. 

3 Kualifikasi dewan penyunting
a Lebih dari 50% penyunting pernah menulis artikel di jurnal ilmiah internasional 3
b Kurang dari 50% penyunting pernah menulis artikel di jurnal ilmiah internasional 2
c Lainnya (belum berpengalaman menulis artikel di jurnal ilmiah internasional) 1

Dewan penyunting pada jurnal IJAAS telah dinyatakan berkualifikasi internasional karna setidkanya dalam kurun 5 tahun terakhir setiap dewan penyunting pernah menulis sebuah artikel sebagai penulis utama atau penulis korespondensi atau sebagai penulis anggota sekurang-kurangnya tiga artikel yang terbit di jurnal ilmiah internasional bereputasi. Pada laman Editorial Team dapat dilihat profil, akun scopus dan juga orchid untuk mendukung kualifikasi international. Silakan klik di sini untuk melihat laman Editorial Team.

4 Petunjuk Penulisan bagi Penulis
a. Terinci, lengkap, dan jelas secara substantif, sistematis dan tersedia contoh atau template 2
b. Kurang lengkap dan kurang jelas 1
c. Tidak ada 0

Petunjuk penulisan bagi penulis dapat dilihat pada laman Author Guideline. Untuk memudahkan penulis dalam menerapkan petunjuk penulisan, jurnal IJAAS menyediakan Template IJAAS. Dalam rangka menjaga konsisten gaya selingkung pada jurnal IJAAS, kami menyediakan rincian penjelasan pada template IJAAS yang dipadu dengan pedoman pengguna. Untuk melihat rincian penjelasna tersebut silakan klik di sini.

5 Mutu penyuntingan gaya dan format
a Baik sekali dan sangat konsisten 2
b Baik dan konsisten 1
c Tidak baik atau tidak konsisten 0

Jurnal IJAAS mendorong konsistensi dalam penyuntingan gaya dan formatnya,  hal tersebut dapat dilihat dari konsistensi pada bagian judul sirahan dalam setiap artikel (Nama jurnal, volume, nomor dan tahun), penomoran menggunakan volume angka arab. Penggunaan huruf yang konsisten antar artikel, dan penulisan referensi yang lengkap. Dalam kaitan ini, peran aktif penyunting pelaksana sangat menentukan konsistensi tampilan dan gaya, serta kemapanan gaya selingkung jurnal IJAAS.

6 Manajemen jurnal ilmiah
a Menggunakan manajemen penyuntingan sepenuhnya secara daring 3
b Menggunakan manajemen penyuntingan secara kombinasi antara daring dan surel 2
c Menggunakan manajemen penyuntingan melalui surel saja 1

Manajemen jurnal pada jurnal IJAAS dilakukan secara daring menggunakan platform pengelola penyuntingan yang tersedia pada Open Journal System (OJS). Pengelola penyuntingan yang dilakukan secara daring meliputi:

  • Registrasi pengguna: Setiap calon penulis yang belum memiliki akun IJAAS diarahkan untuk mendaftarkan diri via laman Register.
  • Pengiriman: Penulis yang telah memiliki akun, dipersilakan login dan memasukan artikelnya pada laman pengguna.
  • Proses penelaahan: Mitra bestari yang bersedia menelaah artikel yang ada di in review.
  • Penyuntingan naskah: Setelah melakukan proses penelaahan, artikel akan dikirimkan kepada bagian editing dengan menggunakan tools send to copyediting.
  • Penerbitan: Setelah proses penyuntingan selesai, dewan penyunting akan menerbitkan artikel melalui galley yang tersedia pada laman editing. Silahkan klik di sini untuk melihat proses yang dilakukan hingga terbit artikel pada jurnal IJAAS.
  • Pantauan kunjungan  pengakses: IJAAS menggunakan aplikasi Statcounter untuk mengtahui jumlah kunjungan unik rerata per hari ke laman jurnal IJAAS.

Setiap artikel yang terbit di jurnal IJAAS telah dilengkapi dengan persetujuan pemindahan hak  publikasi (copyright transfer agreement), dan pernyataan etika publikasi  (publishing ethical statement) seperti yang tertera pada laman Submissions. Jurnal IJAAS telah menampilkan Lisensi hak cipta Creative Commons BY SA pada setiap galley dan juga artikel yang telah diterbitkan.

Back to Table of Content

Substansi Artikel

1 Cakupan keilmuan
a Superspesialis, misalnya: taksonomi jamur 4
b Spesialis, misalnya: fisiologi tumbuhan 3
c Cabang ilmu, misalnya: botani 2
d Disiplin ilmu, misalnya: biologi 1
e Bunga rampai dan kombinasi berbagai disiplin ilmu, misalnya: MIPA atau sains alam 0.5

Jurnal IJAAS memiliki cakupan keilmuan yang spesifik mengenai Applied Sciences, Engineering and Information Technology. Cakupan keilmuan jurnal IJAAS dijelaskan lebih rinci pada laman Focus and Scope.

2 Aspirasi wawasan
a Internasional 6
b Regional 4
c Nasional 3
d Kawasan 1
e Lokal 0.5

Negara author yang menerbitkan paper di jurnal IJAAS dalam rentan waktu 2 tahun terakhir: Egypt, Philippines, Nepal, Malaysia, Indonesia, China, Sudan, India, Iraq, Russia, Tanzania, Algeria, Nigeria.

3 Kepioniran (orisinalitas) karya
a Memuat artikel yang berisi karya orisinal dan mempunyai kebaruan/memberikan kontribusi ilmiah sangat tinggi 6
b Memuat artikel yang berisi karya orisinal dan mempunyai kebaruan/memberikan kontribusi ilmiah tinggi 4
c Memuat artikel yang berisi karya orisinal dan mempunyai kebaruan/memberikan kontribusi ilmiah cukup 2
d Memuat artikel yang berisi karya tidak orisinal dan/atau tidak mempunyai kebaruan/memberikan kontribusi ilmiah 0

Jurnal IJAAS memuat artikel yang berisi karya orisinal dan mempunyai kebaruan/memberikan kontribusi ilmiah tinggi. Terbukti pada 5 tahun terakhir, dokumen-dokumen IJAAS disitasi sebanyak 58 kali oleh jurnal-jurnal yang terindex Scopus. Daftar dokumen Scopus yang mengutip dari dokumen dari jurnal IJAAS dapat dilihat di sini.

4 Makna sumbangan bagi kemajuan ilmu
a Sangat nyata 3
b Nyata 2
c Kurang nyata 1

Jurnal IJAAS memberikan sumbangan bagi kemajuan ilmu yang nyata, penilaian tersebut dapat diukur dari banyaknya dokumen IJAAS yang menjadi acuan (referensi) di jurnal-jurnal yang ter-index Scopus. Jumlah dokumen IJAAS yang disitasi di Scopus ada sebanyak 27 dokumen, Sumber: Scopus (Tanggal Ekspor: 18 Maret 2021). Daftar dokumen IJAAS yang dikutip oleh jurnal-jurnal yang ter-index Scopus dapat dilihat di sini.

5 Dampak ilmiah
a Sangat tinggi (jumlah sitasi> 25) 5
b Tinggi (jumlah sitasi 11-25) 4
c Cukup (jumlah sitasi 6-10) 3
d Kurang (jumlah sitasi 1-5) 1
e Tidak berdampak (jumlah sitasi 0) 0

Jurnal IJAAS memiliki Dampak ilmiah bagi kemajuan ilmu yang sangat tinggi, penilaian tersebut dapat diukur dari tingginya frekuensi pengacuan yang lihat dari Kutipan di Scopus: 248 kali, Sumber: Scopus (Tanggal Ekspor: 18 Maret 2021). Daftar artikel scopus yang mengutip dari artikel jurnal IJAAS dapat dilihat di sini.

6 Nisbah pustaka acuan primer terhadap pustaka acuan lainnya
a > 80 % 3
b 40-80 % 2
c < 40 % 1

Jurnal IJAAS merekomendasikan menggunakan referensi yang bersumber pada pustaka acuan primer seperti jurnal ilmiah, prosiding, disertasi, tesis, monograf, buku dan lain-lain. Sehingga referensi yang bersumber pada pustaka acuan primer sangat tinggi jika dibandingkan dengan pustaka acuan lainnya, adapun hasil analisis yang dilakukan dari 2 volume terakhir dapat dilihat pada link referensi berikut ini:

7 Derajat kemutakhiran pustaka acuan
a > 80 % 4
b 40-80 % 2
c < 40 % 1

Jurnal IJAAS telah menyarankan untuk penulis  menggunakan referensi/pustaka acuan terbaru, saran tersebut termuat dalam laman author guideline. Penerapan penulis dalam menggunakan referensi/pustaka acuan terbaru merupakan tolak ukur mutu jurnal. Dari 2 volume terakhir penulis IJAAS telah menggunakan pustaka acuan terbaru, hal tersebut dapat dilihat dari link referensi berikut ini.

8 Analisis dan sintesis
a Sangat baik 5
b Baik 3
c Cukup 1

Jurnal IJAAS mendorong penulis untuk menggunakan gambar dan tabel secara efektif yaitu dideskripsikan pada temuan yang penting dalam data analisis. Setiap gambar dan tabel harus didahului deskripsi sehingga fungsi gambar dan tabel adalah penunjang narasi penulis.

9 Penyimpulan
a Sangat baik 3
b Baik 2
c Cukup 1

Penyimpulan di jurnal IJAAS ditulis dengan paragraf tunggal tanpa sitasi sehingga dapat memberikan atau menunjukan kebaharuan dari penelitian dan merangkum hasil berdasarkan data penelitian masing-masing.


Back to Table of Content

Gaya Penulisan

1 Keefektifan judul artikel
a Lugas dan informatif 1
b Lugas tetapi kurang informatif atau sebaliknya 0,5
c Tidak lugas dan tidak informatif 0

Jurnal IJAAS memberikan panduan kepada penulis untuk menerapkan judul artikel maksimal 10 kata tanpa akronim atau singkatan.

2 Pencantuman nama penulis dan lembaga penulis
a Lengkap dan konsisten 1
b Lengkap tetapi tidak konsisten 0,5
c Tidak lengkap dan tidak konsisten 0

  • Nama(-nama) penulis dalam setiap artikel yang terbit di IJAAS telah ditulis tanpa kualifikasi dan jabatan akademik serta pangkat.
  • Alamat lembaga penulis dan penulis korespondensi (telepon, faksimile, atau alamat surel) telah ditulis dengan jelas.
  • Nama penulis dan lembaga penulis telah ditulis lengkap, tanpa gelar dan konsisten.
  • Nama lembaga penulis (nama lembaga, alamat dan kode pos, nama negara) ditulis utuh (tidak disingkat) sebagaimana mestinya dan sesuai dengan standar penulisan nama lembaga di lembaga tersebut.
  • Pencantuman Nama Penulis dan Lembaga Penulis telah sampaikan pada laman Author Guideline dan diatur pada Template IJAAS

3 Abstrak
a Abstrak yang jelas dan ringkas dalam bahasa Inggris dan/atau Bahasa Indonesia 2
b Abstrak kurang jelas dan ringkas atau hanya dalam bahasa Inggris atau dalam Bahasa Indonesia saja 1
c Abstrak tidak jelas dan bahasa tidak baku 0,5

Abstrak yang ada di paper IJAAS dibuat hanya satu paragraf dalam bahasa Inggris (wajib) yang ringkas, jelas, tidak ada acuan pustaka, gambar, dan tabel, dan lengkap. Abstrak yang dibuat telah bersifat informatif serta cukup jelas, memberikan pernyataan yang jelas tentang masalah, pendekatan atau solusi yang diusulkan, dan menunjukkan temuan dan kesimpulan utama. Abstrak terdiri dari 100 hingga 200 kata. Detail terkait aturan abstrak telah disampaikan dalam laman Author Guideline.

4 Kata kunci
a Ada, konsisten dan mencerminkan konsep penting dalam artikel 1
b Ada tetapi kurang konsisten atau kurang mencerminkan konsep penting dalam artikel 0,5
c Tidak ada 0

Setiap artikel memiliki kata kunci yang spesifik minimal 3 kata kunci.

5 Sistematika penulisan artikel
a Lengkap dan bersistem baik 1
b Lengkap tetapi tidak bersistem baik 0,5
c Kurang lengkap dan tidak bersistem 0

Sistematika penulisan artikel yang terbit di jurnal IJAAS terdiri atas Bagian Pendahuluan (Latar Belakang, Masalah, Solusi yang diusulkan), Bagian Metode, Bagian hasil dan diskusi dan terakhir Bagian Kesimpulan. Detail sistematika penulisan artikel telah disampaikan dalam laman Author Guideline.

6 Pemanfaatan instrumen pendukung
a Informatif dan komplementer 1
b Kurang informatif atau komplementer 0,5
c Tidak termanfaatkan 0

Pemanfaatan Instrumen Pendukung pada jurnal IJAAS telah diatur pada laman Author Guideline.

7 Sistem pengacuan pustaka dan pengutipan
a Baku dan konsisten dan menggunakan aplikasi pengutipan standar 1
b Baku dan konsisten tetapi tidak menggunakan aplikasi pengutipan standar 0,5
c Tidak baku dan tidak konsisten 0

8 Penyusunan daftar pustaka
a Baku dan konsisten dan menggunakan aplikasi pengutipan standar 2
b Baku dan konsisten, tetapi tidak menggunakan aplikasi pengutipan standar 1
c Tidak baku dan tidak konsisten 0

Agar sistem pengacuan pustaka, cara pengutipan, penulisan  serta penyusunan daftar pustaka terjaga, Jurnal IJAAS menyarankan penulis untuk menggunakan alat seperti EndNote, Mendeley, atau Zotero dalam pengelolaan dan pemformatan referensi dan memilih gaya IEEE dalam pengutipan sitasinya. Detail Penyusunan daftar pustaka telah disampaikan dalam laman Author Guideline.

9 Penggunaan istilah dan kebahasaan
a Berbahasa Indonesia atau berbahasa resmi PBB yang baik dan benar 2
b Berbahasa Indonesia atau berbahasa resmi PBB yang cukup baik dan benar 1
c Berbahasa yang buruk 0

Sebagai jurnal internasional yang menyasar khalayak global, IJAAS menggunakan bahasa inggris secara konsisten sesuai dengan Dictionary. Melalui author's guidline, IJAAS juga memberikan kesempatan bagi penulis untuk menyampaikan Theorema dan algoritma dengan memperhatikan tata cara penulisan yang terstandarisasi.


Back to Table of Content

Penampilan

1 Ukuran bidang Tulisan
a Konsisten berukuran A4 (210 mm x 297 mm) 1
b Konsisten berukuran lainnya 0,5
c Tidak konsisten 0

Ukuran bidang tulisan yang ada di jurnal IJAAS telah mengikuti standar UNESCO, yaitu A4 (210 mm x 297 mm). Standar tersebut dapat dilihat pada Template IJAAS yang telah disediakan.

2 Tata letak
a Konsisten antar-artikel dan antar-terbitan 1
b Kurang konsisten 0,5
c Tidak konsisten 0

Jurnal IJAAS telah menerapkan Tata letak (layout) secara konsisten antar-artikel dan antar-terbitan. Tata letak tersebut telah mencakup penataan ruang halaman, penempatan baris judul, paragraf, dan ilustrasi.

3 Tipografi
a Konsisten antar-artikel dan antar-terbitan 1
b Kurang konsisten 0,5
c Tidak konsisten 0

Konsistensi tipografi pada jurnal IJAAS meliputi:
1. jenis huruf yang digunakan adalah "Times New Roman"
2. Ukuran huruf yang digunakan pada bagian:

  • Judul (Center, Bold, 16pt)
  • Nama author (10 pt)
  • Afiliasi author (9 pt)
  • Abstrak (9 pt)
  • Paragraf pada tiap bagian (10 pt)
  • Isi tabel (8 pt)
  • Referensi (9 pt)
  • dst

3. Penyetelan jarak antarbaris, jarak antar huruf perataan tepi bidang tulisan dan lainnya dapat dilihat pada lampiran berikut: 

4 Resolusi dokumen
a Konsisten dan bermutu resolusi tinggi 2
b Konsisten dan bermutu resolusi rendah 1
c Tidak konsisten 0,5

Demi menjaga kualitas paper yang kami terbitkan, kami senantiasa menyarankan author untuk mengirimkan dokumen dengan resolusi yang tinggi, seperti yang tercantum pada Author Guideline.

5 Jumlah halaman per volume
a >= 500 halaman 2
b 201-499 halaman 1
c 100-200 halaman 0,5
d <100 halaman 0

IJAAS menerbitkan satu jilid setahun. Rata-rata jumlah halaman per volume lebih dari 200 halaman. Detailnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tahun (Volume) Total Halaman
2017 374
2018 214
2019 214
2020 234
Total  1031
Rata-rata 206


6 Desain tampilan laman dan desain sampul
a Berciri khas dan informatif 1
b Tidak berciri khas dan tidak informatif 0
 

Desain tampilan laman IJAAS memiliki kekhasan dan memberikan informasi penting seperti deskripsi dari jurnal IJAAS Juga dilengkapi dengan menu-menu untuk mempermudah author dalam mengakses informasi dari jurnal IJAAS, seperti pada blok Quick Links yang mengacu pada laman bidang ilmu yang dilingkupi oleh jurnal IJAAS, author guidelines (petunjuk penulisan), tim penyunting, penerbit, hingga etika publikasi dan lain sebagainya.
Sampul jurnal IJAAS juga memiliki desain yang informatif, diantaranya mencantumkan nama jurnal IJAAS dengan jelas, memberikan informasi volume dan issue, nomor ISSN dan logo publisher.


Back to Table of Content

Keberkalaan

1 Jadwal terbit
a >80% terbitan sesuai dengan periode yang ditentukan 2
b 40-80 % terbitan sesuai dengan periode yang ditentukan 1
c <40% terbitan sesuai dengan periode yang ditentukan 0

Frekuensi dan bulan terbit jurnal IJAAS telah  sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Detail dari kesesuain terbit dengan jadwal yang telah ditentukan dapat dilihat dilaman Archive dan dalam rangka mendukung keautentikan laman tersebut berikut kami lampirkan proses editing hingga terbit paper (klik di sini).

2 Penomoran terbitan
a Baku dan bersistem 2
b Tidak baku tetapi bersistem 1
c Tidak bersistem dan tidak baku 0

Tata penomoran Terbitan (Issue) journal IJAAS telah konsisten dan baku sesuai dengan keberkalaan yang dilakukan dengan tencantumkan nomor volume dan nomor terbitan dengan jenis angka arab. Detail tata penomoran terbit pada jurnal IJAAS dapat dilihat tiap issue terbitan yang tersedia pada laman Archive atau dapat juga dilihat ditiap issue terbitan, contohnya IJAAS Volume 9 Nomor 2 July 2020.

3 Penomoran halaman
a Berurut dalam satu volume 1
b Tiap nomor dimulai dengan halaman baru 0

Penomoran halaman pada jurnal IJASS dilakukan secara bersinambung diawali dari 1,2,3, ..., dalam satu volume hingga habis dalam volume tersebut. Detail dari penomoran bisa diperiksa dalam lama Archive atau dapat juga dilihat ditiap awal issue terbit contohnya pada Volume 8, no 1, March 2019.

4 Indeks tiap volume
a Berindeks subjek dan berindeks penulis yang terperinci 1
b Berindeks subjek saja, atau berindeks penulis saja 0,5
c Tidak berindeks 0


Indeks yang disusun berdasarkan penulis, subjek, dan issue. Adapun indeks tersebut terperinci sebagai berikut:
Indeks penulis
Indeks subjek
Indeks nomor terbitan (issue)


Back to Table of Content

Penyebarluasan

1 Jumlah kunjungan unik ke laman
a >50 kunjungan unik ke laman rerata per hari untuk jurnal yang terbit 4
b 10-50 kunjungan unik ke laman rerata per hari untuk jurnal yang terbit 2
c <10 kunjungan unik ke laman rerata per hari untuk jurnal yang terbit 1

IJAAS menggunakan aplikasi Statcounter untuk mengtahui jumlah kunjungan unik rerata per hari ke laman jurnal IJAAS.

2 Pencantuman di pengindeks internasional bereputasi
a Tercantum di lembaga pengindeks internasional bereputasi tinggi 5
b Tercantum dalam lembaga pengindeks internasional bereputasi sedang 3
c Tercantum dalam lembaga pengindeks internasional bereputasi rendah 1

Dalam rangka memudahkan artikel jurnal IJAAS ditemukan, kami mencatatkan metadata artikel yang terbit di IJAAS ke beberapa lembaga pengindeks. Berikut ini beberapa lembaga pengindeks pada jurnal kami: Google Scholar, EBSCO, Genamics, Microsoft Academic, Mendeley, OALib, Sherpa. Romeo, Worldcat, Dimensions, GARUDA, Publons, Semantic Scholar

3 Alamat/Identi tas unik artikel
a Memiliki DOI setiap artikel 2
b Memiliki alamat laman yang permanen setiap artikel 1
c Tidak memiliki DOI atau alamat laman permanen 0

Dalam rangka memudahkan proses sitasi dan indeksasi dari setiap artikel maka setiap article yang kami terbitkan telah memiliki alamat unik atau identitas permanen dengan menggunakan nomor digital object identifier (DOI). Berikut ini kami lampirkan article beserta Alamat DOI. 


 

Back to Table of Content

Disinsentif

Plagiat
a Terbukti memuat satu atau lebih artikel yang keseluruhannya merupakan plagiat dan tidak ada tindakan koreksi atau penarikan kembali dari penerbit -15
b Terbukti memuat satu atau lebih artikel yang sebagian merupakan plagiat dan tidak ada tindakan koreksi dari penerbit -5

Dalam rangka menghindari plagiat, Setiap artikel diperiksa similarity menggunakan iThenticate. Detail article bebas plagiat dapat dilihat pada page Similarity Report

Back to Table of Content

Lain - lain

 

IJAAS Google Scholar   IJAAS EBSCO IJAAS Microsoft Academic  IJAAS OALib   IJAAS Sherpa Romeo IJAAS Worldcat  IJAAS Garuda IJAAS Semantic Scholar  IJAAS DIMENSION  IJAAS GENAMICS



Back to Table of Content